Masyarakat Dan Kebudayaan

Nama   : Nida Asma Wafiqoh

NIM    : 20310410008

Ulasan ini dibuat guna memenuhi Tugas Mata Kuliah Sosiologi, Prodi Psikologi Universitas Priklamasi 45 Yogyakarta.

Dosen Pengampu : Amin Nurohman, S.Pd., M.Sc

MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Manusia adalah Makhluk yang berakal budi / insanul kamil artinya makhluk yang paling sempurna. Manusia sebagai makhluk yang berpolitik (zon politicon), makhluk yang bermasyarakat, makhluk yang berbudaya, makhluk yang berbahasa, makhluk yang berbicara (Nata, 2009 : 29). Manusia dalam hidup kesehariannya tidak akan lepas dari kebudayaan, karena manusia adalah pencipta dan pengguna kebudayaan itu sendiri.

Kebudayaan berasal dari kata budaya, sedangkan budaya adalah bentuk jamak dari kata budi-daya yang berarti cinta, dan rasa. Kata budaya sebenarnya berasal dari bahasa Sansekerta buddayah yaitu bentuk jamak buddi yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa Inggris, budaya berasal dari kata culture, dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata culture, dalam bahasa latin berasal dari kata colera yangberarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, mengembangkan, tanah (bertani). Kemudian pengertian ini berkembang dalam arti culture, yaitu sebaga segala daya dan aktovitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

Beberapa ahli mencoba mendefinisikan apa itu budaya. Berikut adalah definisi budaya dari para ahli seperti E. B. Taylor, Ralph Linton, Koentjaraningrat, Selo Soermardjan dan Soelaeman Soemardi dan para ahli lainnya.

Konsep kebudayaan dibedakan menjadi 2 yaitu Konsep Sempit : kebudayaan adalah kesenian (pikiran, karya, hasil karya manusia yang memenugi hasratnya akan keindahan). Dan Konsep Luas : seluruh total dari pikiran, karya dan hasil karya manusia yang tidak berakar pada nalurinya, dan yang karena itu hanya bisa dicetuskan oleh manusia sesudah suatu proses belajar.

Unsur universal kebudayaan adalah system pengetahuan, bahasa, kesenian, system mata pencaharian hidup, system teknologi dan peralatan, system religi dan upacara keagamaan, system organisasi kemasyarakatan.

Kebudayaan juga memiliki beberapa perwujudan yang berbeda-beda diantaranya adalah :

  • Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks dari ide,-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya.
  • Wujud kebudayaan sebagai suatu komplek aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
  • Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

Ketiga perwujudan kebudayaan diatas sering disebut dengan wujud ideal, wujud kelakuan, dan wujud fisik.

Budaya berfungsi membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya seperti kebutuhan biologis(makan,minum, istirahat dll), social(kegiatan bersama, komunikasi, keteraturan, pendidikan), dan psikologi(rileks/santai, kasih sayang, kehormatan, kepuasan ego, dan  kepuasan altruistic).

Referensi : 1. http://rowland_pasaribu.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/35503/bab-02-manusia-dan-kebudayaan1.pdf

                     2. https://www.studiobelajar.com/kebudayaan/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 TEORI KEPRIBADIAN SEHAT MENURUT BEBERAPA TOKOH